Pahami Gejala Miom / Kista dan Cara Mencegahnya dengan Tepat

 On Minggu, 15 Januari 2017  

Setiap wanita memiliki dua indung telur di kanan dan kiri. Setiap indung telur tersebut berisi ribuan telur yang masih muda atau folikel yang setiap bulan akan membesar, dan hanya satu folikel yang membesar sangat cepat sehingga menjadi telur yang matang. Jika gangguan terjadi pada siklus ini, maka risiko munculnya kista pun akan meningkat.

Bagaimana kista bisa muncul dan apakah berbahaya? Bagaimana mendeteksi dan mengatasi kista jika hal itu terlanjur ada? Yuk, pahami fakta kista berikut ini.

Munculnya kista

Di dalam ruang panggul seorang wanita terdapat rahim yang diapit oleh dua ovarium. Ovarium adalah organ pembuat sel telur. Di dalam ovarium ada folikel, di dalam folikel inilah sel telur disimpan. Folikel ovarium juga mengeluarkan hormon yang memengaruhi tahapan siklus ovarium.

Setiap bulan, ada satu sel telur yang matang dan keluar dari ovarium menuju tuba falopi (saluran telur). Semua proses ini terjadi atas bantuan berbagai hormon, antara lain adalah estrogen dan progesteron wanita.

Jika folikel tidak melepas sel telur, folikel akan membesar dan berkembang menjadi kista folikel atau kista ovarium.

Cara mendeteksinya

Kista sering muncul tanpa gejala dan bisa hilang dengan sendirinya. Kista folikel, misalnya, kebanyakan tidak memengaruhi siklus menstruasi. Adapun kista korpus luteum timbul karena perdarahan pada waktu pelepasan sel telur.

Darah yang keluar kadang tersamar dengan darah menstruasi. Biasanya, kista korpus luteum menyebabkan sakit di rongga panggul. Namun lagi-lagi, banyak wanita menganggap rasa sakit itu sebagai hal yang wajar karena menstruasi.

Seharusnya, Anda curiga jika saat menstruasi, bagian dalam rongga panggul terasa sakit hebat, atau siklus haid tidak teratur. Kunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Dokter mungkin akan menemukan satu kista yang ukurannya cukup besar saat pemeriksaan ruang panggul atau saat USG. 

Ada beberapa wanita yang mengalami gejala berupa nyeri di area perut, dan ini bisa jadi petunjuk bagi dokter untuk menduga adanya kista.

Beberapa wanita penderita kista mengalami demam, mual, dan muntah. Gejala-gejala ini mungkin saja merupakan tanda infeksi dan harus segera ditangani.

Salah satu hal yang paling membuat dokter khawatir adalah ketika kista menyebabkan ovarium berputar, yang tidak hanya dapat menyebabkan infeksi, tetapi juga menghambat suplai darah ke ovarium. 

Hal ini dapat menyebabkan kerusakan permanen yang dikenal sebagai adneksa torsi. Kabar baiknya, adneksa torsi jarang terjadi.

Cara mencegah kista
Hamil bisa mencegah tumbuhnya kista, karena saat hamil tidak terjadi ovulasi. Ada juga penelitian yang menyebutkan, bahwa pil KB bisa membantu menekan risiko kista karena alasan yang sama dengan kehamilan, yaitu pil KB membuat seorang wanita tidak mengalami ovulasi.

Perbanyak makan makanan nabati, yaitu sayur dan buah segar serta menjaga kebersihan area intim juga dianjurkan sebagai tindakan pencegahan. Bisa juga dengan mencegahnya dengan minum ion kalsium seperti InfinyCal.

Beberapa kasus penyakit yang berhubungan dengan area kewanitaan disebabkan oleh infeksi mikroorganisme yang memicu pertumbuhan sel secara tidak normal.
Pahami Gejala Miom / Kista dan Cara Mencegahnya dengan Tepat 4.5 5 Puitika Rahaniyah Minggu, 15 Januari 2017 Setiap wanita memiliki dua indung telur di kanan dan kiri. Setiap indung telur tersebut berisi ribuan telur yang masih muda atau folikel yang setiap bulan akan membesar, dan hanya satu folikel yang membesar sangat cepat sehingga menjadi telur yang matang. Jika gangguan terjadi pada siklus ini, maka risiko munculnya kista pun akan meningkat. Bagaimana kista bisa muncul dan apakah berbahaya? Bagaimana mendeteksi dan mengatasi kista jika hal itu terlanjur ada? Yuk, pahami fakta kista berikut ini. Setiap wanita memiliki dua indung telur di kanan dan kiri. Setiap indung telur tersebut berisi ribuan telur yang masih muda atau folikel y...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.